Monday, May 4, 2009

JOM3x!!!

Tamrin Tarbiah Nasional 2009 
TiTiAN`09

berTemakan:
 "KejiTuan Tarbiah
Menjamin KuaLitiDaKwah"



berMula: 
9.00mlm, 8 Mei `09(Jumaat)
seHingga
6.00 ptg, 10 Mei '09(Ahad)


berTempat di: 
Sekolah Islam ADNI, 
Taman Sri Ukay, Ampang,Selangor.



yuRan:
RM30 seorang



SeMoga Kehadiran KaLian Menambahkan Lagi keMeriahan TITIAN `09 

Nantikan jempuTan dan heBahan SeteRusnya ^_-

Sebarang permasalahan & bantuan siLa hubungi:
    Muhammad Hafiz Kassim      0136207070      
     Nurnazihah Muhammad Nassir     0133524389   





"Dan apa sahaja yang kamu kerjakan dari KEBAIKAN, maka ALLAH Maha Mengetahuinya. ."
al-Baqaroh:2: 215

Friday, February 27, 2009

12 Kejahatan Yahudi


hebron

Dalam buku Qabaih al-Yahud dijelas 12 kejahatan Yahudi yang termaktub dalam Al-Quran. Kejahatan itu adalah seperti berikut:

1.    Menuduh Nabi Musa punya penyakit kusta karena tidak mau mandi bersama mereka. (QS. 33:69)
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadi seperti orang-orang (Yahudi) yang telah mencaci Nabi Musa, lalu Allah membersihkannya dari segala cacian yang mereka katakan; dan adalah Dia seorang yang mulia di sisi Allah.”

2.    Enggan melaksanakan Taurat, sehingga Allah mengangkat gunung Tursina untuk mengambil perjanjian yang teguh. (QS.2:93)
“Dan (ingatlah) ketika Kami mengikat perjanjian setia dengan kamu semasa Kami angkatkan bukit Tursina itu ke atas kamu (sambil Kami berfirman): “Ambilah (dan amalkanlah ajaran Kitab Taurat) Yang Kami berikan kepada kamu itu dengan bersungguh-sungguh, dan dengarlah (Apa Yang diperintahkan kepada kamu dengan mematuhinya)”. mereka menjawab: “Kami dengar, dan Kami menderhaka”. sedang kegemaran menyembah (patung) anak lembu itu telah mesra dan sebati di dalam hati mereka, Dengan sebab kekufuran mereka. Katakanlah (Wahai Muhammad):” amatlah jahatnya apa yang disuruh oleh iman kamu itu kalaulah kamu orang-orang yang beriman”.”

3.    Tidak mahu beriman kecuali jika melihat Allah langsung. (QS. 2:55 dan 4:153)
“Dan (kenangkanlah) ketika kamu berkata: “Wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sehingga Kami dapat melihat Allah dengan terang (dengan mata kepala kami)”. maka kerana itu kamu disambar petir, sedang kamu semua melihatnya.”

“Ahli Kitab (kaum Yahudi) meminta kepadamu (Wahai Muhammad) supaya Engkau menurunkan kepada mereka sebuah Kitab dari langit. (janganlah Engkau merasa pelik), kerana Sesungguhnya mereka telah meminta kepada Nabi Musa lebih besar dari itu. mereka berkata: “(Wahai Musa) Perlihatkanlah Allah kepada Kami dengan nyata (supaya Kami dapat melihatnya dan percaya kepadaNya)”. lalu mereka disambar oleh petir Dengan sebab kezaliman mereka (menderhaka kepada Allah); kemudian mereka pula menyembah (patung) anak lembu sesudah datang kepada mereka keterangan-keterangan (mukjizat), lalu Kami maafkan mereka dari perbuatan yang sedemikian itu (ketika mereka bertaubat). dan Kami telah memberi kepada Nabi Musa kekuasaan yang nyata (untuk mengalahkan kaum yang kafir itu).”

4.    Merubah perintah Allah.
“Dan (kenangkanlah) ketika Kami berfirman: “Masuklah kamu ke bandar ini, kemudian makanlah dari benda-benda yang ada di dalamnya Dengan sepuas-puasnya, apa sahaja yang kamu sukai. dan masuklah kamu melalui pintunya dengan tunduk (merendah diri); dan (mintalah ampun dengan) berkata: ‘ Ya Allah ampunilah dosa Kami ‘; supaya Kami ampunkan kesalahan-kesalahan kamu, dan Kami akan tambah pula pahala orang-orang yang berbuat baik”.”
“Kemudian orang-orang yang zalim (penderhaka) itu mengubah perkataan (perintah kami) yang dikatakan kepada mereka dengan melakukan sebaliknya; maka Kami turunkan ke atas orang-orang yang zalim itu bala bencana dari langit, dengan sebab mereka sentiasa berlaku fasik (menderhaka).”

5.    Menuduh Nabi Musa mengolok-olok mereka saat mereka disuruh menyembelih sapi betina. (QS. 2:67)
“Dan (ingatlah), ketika Nabi Musa berkata kepada kaumnya: “Sesungguhnya Allah menyuruh supaya kamu menyembelih seekor lembu betina”. mereka berkata: “Adakah Engkau hendak menjadikan Kami ini permainan?” Nabi Musa menjawab: “Aku berlindung kepada Allah daripada menjadi salah seorang dari golongan yang jahil (yang melakukan sesuatu yang tidak patut)”.”

6.    Menulis Alkitab dengan tangan mereka, lalu mengatakan ini dari Allah. (QS. 2:79)
“Kecelakaan besar bagi orang-orang yang menulis Kitab Taurat dengan tangan mereka (lalu mengubah Kalam Allah dengan rekaan-rekaan mereka), kemudian mereka berkata: “Ini ialah dari sisi Allah”, supaya mereka dengan perbuatan itu dapat membeli keuntungan dunia yang sedikit. maka kecelakaan besar bagi mereka disebabkan apa yang ditulis oleh tangan mereka, dan kecelakaan besar bagi mereka dari apa yang mereka usahakan itu.”

7.    Memutar-mutar lidahnya untuk meyakinkan bahawa yang dibacanya itu adalah wahyu yang asli. (QS. 3:78)
“Dan sesungguhnya, di antara mereka (Ahli Kitab itu) ada (Ketua-ketua ugamanya) yang memutar-mutar lidahnya semasa membaca Kitab Taurat (dengan mengubah maknanya), supaya kamu menyangkanya sebahagian dari Kitab Taurat padahal ia bukanlah dari Kitab itu. dan mereka pula berkata: “(Bahawa) ia adalah (datangnya) dari sisi Allah”, padahal ia bukanlah dari sisi Allah; dan mereka pula tergamak berkata dusta terhadap Allah sedang mereka mengetahui (bahawa mereka adalah berdusta).”

8.    Mengubah Firman Allah. (QS.2:75)
“(Sesudah kamu - Wahai Muhammad dan pengikut-pengikutmu - mengetahui tentang kerasnya hati orang-orang Yahudi itu) maka bolehkah kamu menaruh harapan bahawa mereka akan beriman kepada seruan Islam yang kamu sampaikan itu, padahal sesungguhnya telah ada satu puak dari mereka yang mendengar Kalam Allah (Taurat), kemudian mereka mengubah dan memutarkan maksudnya sesudah mereka memahaminya, sedang mereka mengetahui (bahawa perbuatan itu salah)?”

9.    Menyembah patung sapi. (QS.2: 51 dan 92)
“Dan (kenangkanlah) ketika Kami berjanji kepada Nabi Musa (untuk memberi Taurat kepadanya sesudah ia bersiap selama) empat puluh malam. Kemudian, setelah ia pergi, kamu menyembah (patung) anak lembu, dan kamu sebenarnya orang-orang yang zalim (terhadap diri sendiri).”
“Dan sesungguhnya telah datang kepada kamu Nabi Musa membawa keterangan-keterangan (mukjizat) kemudian kamu menyembah (patung) anak lembu sepeninggalannya, dan kamu (dengan perbuatan itu) adalah orang-orang yang zalim.”

10.    Mengatakan Tangan Allah terbelenggu. (QS.5:64)
”Dan orang-orang Yahudi itu berkata: “Tangan Allah terbelenggu (bakhil - kikir)”, tangan merekalah yang terbelenggu dan mereka pula dilaknat dengan sebab apa yang mereka telah katakan itu, bahkan kedua tangan Allah sentiasa terbuka (Nikmat dan kurniaNya luas melimpah-limpah). ia belanjakan (limpahkan) sebagaimana yang ia kehendaki; dan Demi sesungguhnya, apa yang telah diturunkan kepadamu dari Tuhanmu itu akan menjadikan kebanyakan dari mereka bertambah derhaka dan kufur; dan Kami tanamkan perasaan permusuhan dan kebencian di antara mereka hingga hari kiamat. tiap-tiap kali mereka menyalakan api peperangan, Allah memadamkannya; dan mereka pula terus-menerus melakukan kerosakan di muka bumi, sedang Allah tidak suka kepada orang-orang yang melakukan kerosakan.”

11.    Menuduh Allah itu faqir. (QS. 3:181)
”Sesungguhnya Allah telah mendengar perkataan orang-orang (Yahudi) Yang mengatakan: bahawasanya Allah miskin dan kami(yahudi) ialah orang-orang kaya. Kami (Allah) akan menuliskan perkataan mereka itu dan perbuatan mereka membunuh Nabi-nabi dengan tidak ada alasanyYang membenarkannya, dan Kami akan katakan kepada mereka: “Rasalah kamu azab seksa Yang sentiasa membakar –”

12.    Menyuruh Nabi Musa dan Tuhannya berperang untuk mereka (QS.5:24)
”Mereka (Menolak dengan) berkata: “Wahai Musa, Sesungguhnya Kami tidak akan memasuki negeri itu selama-lamanya selagi kaum itu masih berada di dalamnya; oleh itu pergilah Engkau bersama Tuhanmu dan perangilah mereka. sebenarnya Kami di sinilah duduk menunggu".

TAMU 0209


Yea2...akhirnya dapat jgk sisa2 gambar TAMU nie, so...kami tinggalkan gambar2 ini untuk berbicara buat antum/na (",)

Perasmian TAMU 0209 oeh Dr. Rizal...

Khusyuk ikhwah mendengar amanat dr Dr. Rizal...ye ke??ntah2 da yg tdo ^_^

Game ikhwah...

Game akhawat...

Slot Ust. Budiyanto...syoknya x?

Presentor terbaik ikhwah ba....mantop3x

Inilah Ust Muhaimin...penyampaian yg santai & mantap



Ini pula Ust Zainal Arifin, jauh terbangnya semata2 krn ISLAM...

Ikhwah yg sedang makan dgn khusyuk dan berselera...huhu

Nie...slot nyanyian..lagu pa ye???

Semoga program ini benar2 melahirkan murobbi2 yg mumtaz utk menghasilkan usrah yg muntijah 

Tahniah Akh Bai n Kak Sod

My name is IZZ BIN MOHD HAFIZ...

Mubarak daripada pimpinan K-USM Minden atas kelahiran mujahid kecil...mg dgn mujahid kecil ini akan memperhebatkan lagi medan amal dan dakwah islamiyyah pada ummi dan abi utk memastikan mujahid ini bisa menyerlah lebiiiiiiiiiiiiiiiihhhhhhhhhh JAUH dr yg biasa ya...^_^
Insya Allah...


p/s: bulatnya muka dia...makcik2 n pakcik2 kt penang nie tgh menanti anak sedara baru nie nk balik melawat kami kt cni...bile ye???

Sunday, February 22, 2009

KBM Aktivis Edisi IPT

LAPORAN KBM EDISI AKTIVIS IPT

14-15 FEBRUARI 2009

Damai Park Resort, Merbok Kedah

Anjuran KARISMA Pulau Pinang dengan kerjasama JIM Pulau Pinang dan KRJ Motivation


Program Motivasi Bersepadu Keindahan Bersamamu (KBM) Belia merupakan salah satu usaha ke arah pembentukan dan pembangunan jatidiri generasi muda ISLAM kini. Program ini mampu menyedarkan generasi muda akan potensi dan peranan mereka yang besar kepada agama, bangsa, negara dan ummat. KBM menjadi titik-mula yang amat kondusif dan bermakna kepada usaha-usaha untuk memperbaiki diri secara berperingkat dan berterusan.

 

“ Sesungguhnya mereka itu fityah (pemuda-pemuda) yang beriman kepada Tuhan mereka, lalu Kami (Allah) tambahkan kepada mereka petunjuk.”

Surah Al-Kahfi: 13

 

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkannya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan .”            Surah At-Tahrim 66:6

 

Pemimpin pelajar merupakan aset utama kepada negara bagi menerajui tunggak kepimpinan negara. Pemimpin yang diharapkan dalam konteks Islam adalah pemimpin yang mampu memikul amanah selari dengan syariat Islam. Oleh sebab itu, para pemimpin pelajar perlu didedahkan dengan peranan dan tanggungjawab serta memerlukan kemahiran dan semangat motivasi untuk cemerlang dari sudut aqidah, ibadah, akhlak dan ilmu pengetahuan.


 Ini pula adalah Jawatankuasa Pelaksana program KBM ....


Penasihat:

Dr. Rizal Arshad

Dr. Abdul Halim

Pn. Latifah Yusoff

 

Pengarah:

Muhammad Hafiz Kassim

 

Timb. Pengarah:

Nurul Asmaa’ Ismail

 

Setiausaha:

Siti Nur Salwani Alwi

 

Bendahari:

Ummi Nadiah Yusof


Jawatankuasa:

 JK Publisiti & Pendaftaran

Muhd Zaid Hassan@ Abdul Rahman

Mohd Nur Hadi Hamsar

Nor Adila Hassan

Khairul Bariyah Azman

 JK Teknikal & Tempat

Mohd Hafiz Hariri

Ahmad Zhafri Mohd Noor

 JK Logistik & Makanan

Fazlul Huda Makhtar

 JK Pengangkutan

Muhd Zaid Hassan@ Abdul Rahman

Mohd Nur Hadi Hamsar

Nurizma Harliana Juhar

Nur ’Aifaa Abdullah

 

Kehadiran ikhwah seramai 18 orang dan akhawat seramai 38 orang. Jumlah peserta adalah seramai 56 orang. 


Nak tahu apa yang berlaku....belek2la agenda KBM kat bawah nie(",)

 

             I.      Pendaftaran

v      Peserta dikehendaki mendaftarkan diri terlebuh dahulu dan setiap peserta diberikan tag nama setiap seorang.

v      Prgram yang dirancangkan bermula pukul 3 petang terpaksa dimulakan agak lambat kerana majoriti peserta tiba pada pukul 3.30 petang.

v      Peserta dari Penang menghadapi sedikit masalah apabila berlakunya miss communication mengenai solat zohor sama ada boleh di jamak atau tidak memandangkan peserta masih belum menunaikan solat zuhur.

          II.      Majlis Pembukaan

v      Majlis dipengerusikan oleh Akh Fairuz, salah seorang fasilitator KBM Penang sebelum diserahkan kepada Akh Mukhri atau lebih dikenali dengan panggilan Pak Lang.

v      Pesanan daripada Pak Lang  supaya setiap peserta mempersiapkan diri, mantel, dan seluruh jiwa raga.

       III.      Knowing Me, Knowing You

v      Dikendalikan sepenuhnya oleh Pak Lang bersama fasilitator KBM.

v      Setiap peserta dikehendaki mencari pasangan masing-masing.

v      Peserta di berikan sekeping kertas dan kehendaki memberikan maklumat pasangan seperti nama, kad pengenalan, nama ibu dan nama salah seorang adik pasangan.

v      Seterusnya, peserta dikehendaki membetulkan kembali mana-mana kesalahan dan peserta yang bertuah dikehendaki menyebut kembali maklumat yang diperoleh kepada semua peserta yang hadir.

v      Dalam sesi ke-2, peserta diberi sekeping kertas bertajuk ’Siapa Aku’.

v      Setiap peserta di kehendaki mengisi maklumat yang dikehendaki, dan fasilitator akan mengutip kembali kertas tersebut.

v      Setelah itu, kertas dikumpulkan dan di campur adukkan.

v      Peserta perlu mengambil satu daripada kertas terbabit dan dikehendaki mencari pemilik kertas tersebut.

        IV.      Meniti Angin Malam

v      Di kendalikan oleh Pak Lang

v      Dalam sesi kali ini, peserta diberi pendedahan mengenai detik kematian, dan azab yang akan di hadapi di akhirat kelak.

v      Peserta diberikan sekeping kertas berbentuk hati, dan seketul arang kayu. Kertas berbentuk hati melambangkan hati manusia itu sendiri, manakala warna hitam daripada arang menggambarkan tompok-tompok hitam yang melekat pada hati. Tompok hitam tersebut adalah dosa yang dilakukan oleh setiap insan yang bergelar hamba Allah.

v      Peserta perlu mencorakkan sendiri kertas berbentuk hati menggunakan arang.

v      Usai sahaja sesi ini, 2 orang peserta ikhwah dan 2 orang peserta akhawat dikehendaki meluahkan perasaan mereka sama ada untuk diri sendiri atau orang lain. Dan, kata-kata mereka perlu disertai dengan nasihat kepada diri.

v      Seterusnya, peserta dibawa untuk merasakan bahang kepanasan api neraka.

v      Setiap peserta masing-masing diberikan lilin kecil, dan lilin tersebut perlu diletakkan di atas telapak tangan.

v      Lilin tersebut akan dinyalakan, dan dengan penuh debaran, peserta menunggu detik-detik lilin akan mencair dan akhirnya padam.

v      Slot ini ditangguhkan untuk minum malam sebelum disambung pada pukul 12 tengah malam.

v      Slot di alam barzakh, peserta diberikan sehelai kain hitam untuk menutup mata masing-masing.

v      Peserta kemudiannya diperdengarkan tentang azab kubur dan soalan-soalan yang akan di soal oleh malaikat kelak.

v      Kemudian, azan diperdengarkan dan peserta perlu bergerak ke arah suara azan tersebut.

v      Selepas itu, peserta di pertontonkan dengan situasi di akhirat kelak di mana manusia bersoal jawab dengan Allah, mata, mulut, kaki dan anggota badan lain menjadi saksi kepada setiap perkara yang dilakukan.

v      Setelah itu, setiap peserta dalam kumpulan seramai 5 orang perlu meluahkan perasaan, bermula dengan ayat..”aku belum bersedia untuk menghadapi kematian kerana...”

           V.      Riben Kehidupan

v      Usai solat subuh berjemaah, setiap peserta di kehendaki berbaris mengikut umur dari muda sampai yang paling tua.

v      Pak lang bersama fasilitator kemudiannya memberikan setiap peserta riben, yang dipotong mengikut umur dan riben selebihnya disimpan ke dalam plastik yang dibekalkan.

v      Riben yang dipotong menandakan umur yang telahpun berlalu dan masa tersebut tidak akan dapat dikembalikan lagi.

v      Manakala riben yang masih berbaki dalam plastik merupakan jumlah umur atau masa yang masih tinggal (pengukur bagi umur ini ialah umur Rasulullah)

        VI.      Jawatanku

v      Slot ini juga merupakan kendalian sepenuhnya oleh Pak Lang.

v      Dalam slot kali ini, pserta diberikan sekeping kertas dan menyenaraikan ke semua jawatan yang dipikul sekurang-kurangnya 15 jawatan.

v      Setelah menyenaraikan jawatan, peserta diberikan sekeping kertas yang bertajuk ’Jawatanku’ dan daripada jawatan-jawatan yang telah disenaraikan sebelum itu, peserta perlu memilih 12 jawatan yang terbaik dan boleh dilaksanakan dengan baik.

v      Kemudian, kertas tersebut dimasukkan ke dalam plastik dan dikembalikan kepada fasilitator.

     VII.      Nikmat Oh Nikmat

v      Slot ini di mulakan selepas khidmat diri iaitu pada pukul 9.15 pagi

v      Dalam sesi ini, peserta di minta untuk sama-sama menyelami kesusahan dan keperitan hidup yang di alami oleh orang kurang upaya (OKU).

v      Sekali lagi dalam berpasangan, setiap peserta diberikan sebiji gula-gula. Peserta perlu membuka pembalut gula-gula tersebut dengan hanya menggunakan 4 jari kiri (tangan kanan dan ibu jari kiri di sorokkan)

v      Terdapat beberapa individu yang berjaya, dan seterusnya peserta yang tidak berjaya diberi kelonggaran menggunakan kelima-lima jari kiri tanpa bantuan daripada tangan kanan. Setelah misi berjaya, peserta perlu menyuapkan gula-gula tersebut ke dalam mulut pasangan masing-masing.

v      Seterusnya, setiap pesera dibekalkan dengan sebiji kurma dan sedikit air zam-zam untuk disuapkan kepada pasangan.

v      Kurma yang dibekalkan perlu dibuang biji terlebih dahulu manakala air zam-zam perlu dibacakan doa untuk sahabat sebelum diminum oleh sahabat/pasangan masing-masing.

v      Kemudian, setiap peserta dibekalkan kain hitam dan selotip untuk menutup mulut dan pin.

v      Pin tersebut perlu disematkan ditempat yang paling mudah di cam atau diingati oleh pasangan masing-masing.

v      Peserta kemudiannya dipisahkan daripada pasangan dan peserta perlu mencari pin pasangan masing-masing  dengan mata yang tertutup dan mulut yang terkunci.

v      Setelah masing-masing mendapatkan pasangan mereka, peserta perlu mencari dan berkumpul mengikut kumpulan yang telah dibentuk ketika sesi luahan dalam ’meniti angin malam’.

v      Sesi muhasabah daripada peserta.

  VIII.      INTEAM

v      Dalam pasangan, seorang peserta akan menghadap slide untuk melihat paparan di skrin, manakala pasangannya akan meneka perkataan atau kata-kata di skrin tersebut dengan bantuan daripada sahabatnya yang dapat melihat.

v      Tanpa menggunakan mulut, peserta perlu meneka dan sesiapa yang berjaya meneka perlu berdiri dan diperdengarkan kepada fasilitator.

v      Setiap peserta diberi peluang sebanyak 2 kali untuk menjadi yang celik dan juga yang buta.

v      Kemudian, dengan pasangan yang lain, setiap peserta perlu menyelami masalah, saling bermaafan, dan mendoakan sahabat

        IX.      Aku dan jamaah

v      Peserta dibekalkan dengan dua keping kertas berkaitan jamaah dan tarbiyyah

v      Dalam kertas pertama, peserta perlu mengisi perkara-perkara yang boleh dipertingkatkan, contohnya perkara yang boleh dilakukan untuk meningkatkan hubungan dengan Allah, Rasulullah dan sebagainya

v      Seterusnya dalam helaian kertas kedua, peserta perlu meyatakan perkara yang perlu diperbaiki sebagai seorang ahli usrah, naqibah dan sebagainya.

           X.      Lafaz Yang Tersimpan

v      Slot ini merupakan slot yang dikhususkan utuk peserta melafazkan apa yang terpendam dan harapan kepada ibu bapa

v      Peserta dibekalkan dengan sekeping kad, sampul surat untuk menulis dan meluahkan perasaan kepada ibu bapa

v      Surat tersebut kemudiannya akan dipos mengikut alamat yang tertulis di sampul surat. 


Nak tau tak apa maklum balas dari beberapa peserta...huhu(sket2 je)

alhamdulillah semua ok

Unik

Padat & berisi

Banyakkan skop & jgn limitkan

Latih speaker baru utk menggantikan Pak Lang 

Kesedaran bersahaja namun terkesan di hati

Suara malaikat camtu eh.....?? He...he..

Penyusunan yg baik & fleksibel

Komuniksi 2 hala

Sound system yg baik

overall….

-> Semua ALHAMDULILLAH… BAIK, BEST, HALAL % JATUH KE HATI…

***************************************************************************************************************************************

  1. Alhamdulillah diberi peluang utk sertai KBM Aktivis nie… awal-awal rase malas je nak dtg sbb bile ingat KBM, dok bayang nanti asyik nangis-nangis jer… tp after this KBM, rasa sgt best. Raser lebih manis ukhuwwah dgn sahabat-sahabat, rase lebih semangat nak buat kerja-kerja dakwah. Rase byk y perlu diperbaiki spy diri x mudah hanyut.
  1. meniti angin malam memang menginsafkan. Baru terfikir bahawa sebenarnya diri ini x bersedia lagi utk mati, x bersedia lagi menghadapi hari akhirat, banyak sangat dosa, rasa kotornya sangat hati ini. Banyak yang kena buat lepas ini. Kena mintak ampun kat mak ayah, kat kawan-kawan dan mereka –mereka di luar sana. Kena banyakkan solat malam untuk kuat.
  1. doakan saya kuat utk terus dlm dakwah ini.


P/S: Ada sape2 yg ada gambar program nie x?tlg send dkt email klu dapat, xpun anta pd ameer/ah Minden ^_^, boleh kan???

Tamrin Murobbi 02 2009





Cuba teka gambar apakah ini? Kalau nak tau bacalah sendiri ^_^ Jazakallah hu khairon khoteero pd Akh Bai n zaujah, Kak Soddiqo sbb tlg ambik gambar nie...



 TAMRIN MUROBBI 02 2009 (TAMU 0209)

2-4 JANUARI 2009

Sekolah Tahfiz Al-Islah (STAIL)

Anjuran JIM IPT dengan kerjasama KARISMA PULAU PINANG

 

                    Tamrin Murobbi yang julung kali diadakan pada tahun lalu, diteruskan lagi pada tahun ini bagi meningkatkan usaha yang tidak berbelah bagi kepada pemerkasaan tarbiyyah di kalangan ahli KARISMA Pulau Pinang khususnya pasa murobbi/nuqaba’. Antara objektif TAMU 0209 ini ialah untuk membekalkan para nuqaba’ KARISMA, pengisian dan panduan untuk menggerakkan usrah dengan berkesan dalam melahirkan usrah muntijah di Pulau Pinang. Selain itu, ia bertujuan untuk meningkatkan tarbiyah dzatiyah dalam diri para nuqaba’ di Pulau Pinang serta mengeratkan ukhuwwah sesama nuqaba’ KARISMA di Pulau Pinang. Kehadiran ke program kali ini ialah ikhwah seramai 17 orang manakala akhawat seramai 26 orang. 

Dan ini adalah agenda-agenda dan ilmu yang kami kutip sepanjang TAMU 0209 bagi melahirkan murobbi mumtaz, dan seterusnya menghasilkan usrah muntijah ^_^

             I.      Taklimat awal TAMU 0209

v      Disampaikan oleh Timbalan Pengarah TAMU 0209; Nurul Asmaa’ Ismail usai tamat Muktamar KARISMA Pulau Pinang di Kompleks JIM Pulau Pinang.

          II.      Explorace @ TAMU 0209

v      Setiap peserta akan diberikan taklimat oleh setiap Ameer atau PIC di lokaliti masing-masing sebelum bertolak ke STAIL.

v      Peserta ikhwah berkonvoi secara beramai-ramai menggunakan motosikal manakala akhawat menggunakan pengangkutan awam (bas dan feri)

v      3 amanah yang perlu dilaksanakan:-

- Mengedarkan sekurang-kurangnya 1 risalah dakwah yang dibekalkan sepanjang berada dalam perjalanan menuju ke tempat program

- Peserta perlu mengeluarkan infaq kepada diri sendiri untuk kos pengangkutan ke tempat program

- sepanjang perjalanan, peserta perlu menghafaz surah At-Taubah ayat 71 dan pendaftaran hanya dikira sah serta diizikan cek in apabila lulus tasmi' ayat berkenaan apabila sampai di STAIL

v      Peserta yang selamat sampai ke meja pendaftaran dikehendaki membacakan ayat At-Taubah:71 dengan terjemahan dihadapan JK pendaftaran.

       III.      Majlis Perasmian

v      Dirasmikan oleh Dr. Rizal Bin Mohd Arshad, pensyarah di kampus kejuruteraan Nibong Tebal merangkap JIM IPT Pulau Pinang.

v      Beliau menyentuh tentang 4 keperluan tarbiah; diri sendiri, mas’ul, sistem dan suasana membina.

v      Juga turut menyentuh tentang perjuangan mengubah pemuda, dan hanya pemuda yang mampu utk mengubah pemuda

v      Al-Imran:110

        IV.      Ice-Breaking & Task

v      Ikhwah akhawat diasingkan untuk slot ini.

v      Setiap peserta diberikan sekeping kertas bertulis dan tanpa menggunakan suara, peserta dikehendaki mencari ahli kumpulan berdasarkan kertas yang diberikan. Terdapat 3 kumpulan; ayam, angsa dan burung.

v      Seterusnya, peserta (dalam kumpulan) dikehendaki membuat persembahan yang berkaitan dengan Tarbiyyah.

           V.      Kuliah Subuh- Seerah Mujaheed

v      Oleh Muhammad Nurhadi Hamsar (Ameer K-USM Minden)

v      Bercerita mengenai Muhammad Al-Fateh.

        VI.      Pengisian 1

v      Oleh Ust. Budiyanto Unggun (Mu’allim STAIL)

v      Tajuk: Dakwah; Amal Syurga yang berkisarkan tentang da’ie dan dakwah

v      Ciri-ciri daie yang dimuliakan Allah.

v      Da’ie perlu melakukan DAKWAH (Fursilat:33)

v      Ahmad ar-Rahman bekata, ”Sesebuah gerakan tidak akan menang sekiranya ada anasir-anasir buruk dalam individu dalam gerakan terbabit.”

     VII.      Pengisian 2

v      Oleh Ust. Zainal Ariffin

v      Memberikan perkongsian dan mengupas sedikit sebanyak tentang Tafsir seperti surah At-Toriq berdasarkan Tafsir Al-Wadih.

v      Sejauh mana keberkesanan penyampaian Al-Qur’an dalam hati-hati manusia untuk menjadi insan Rabbaniyyah.

  VIII.      Pengisian 3

v      Oleh Ust. Zainal Ariffin

v      Perbincangan berkisarkan Tauhid dan akidah  berdasarkan buku Tauhid Az-Zindani

 

        IX.      Tazkirah Maghrib

v      Oleh Muhammad Hafiz Kassim (TPSM KNL/mantan ameer K-PP)

v      Penyampaian berkaitan akhlak seorang murrobi

           X.      Bengkel (Risalah Usrah 1)

v      Peserta dibahagikan kepada 4 kumpulan dan setiap kumpulan dikehendaki membincangkan 2 bab dalam Risalah Usrah 1 memandangkan dalam Risalah Usrah 1 terdapat 8 bab yang perlu di kupas. Perbincangan berlangsung selama 1 jam.

v      Setelah selesai perbincangan kumpulan, setiap kumpulan perlu mempersembahkan hasil perbincangan masing-masing.

        XI.      Kuliah Subuh (Seerah Mujaheedah)

v      Oleh Khairul Bariyah Azman

v      Berkisahkan contoh-contoh mujaheedah yang menjadi sayap kiri perjuangan Islam seperti Aisyah, Sumayyah, Asma’, Khadijah dsb.

     XII.      Pengisian 4

v      Oleh Ust. Muhaimin

v      Pengisian berkaitan model Murobbi, dan rukun-rukun liqo’ at-tarbawiyy

v      Model Murobbi terbahagi kepada 5 bahagian model dan model 1 merupakan model yang tidak sesuai untuk bergelar seorang Murrobi dan model 5 adalah sebaliknya; Murobbi yang sentiasa bersemangat dan mencari idea-idea baru dalam liqo’.

  XIII.      Pengisian 5

v      Oleh Ust. Muhaimin

v      Membicarakan soal kelemahan dan kekuatan ukhuwwah serta rawatan penyakit ukhuwwah tersebut.

    XIV.      Pengisian 6

v      Dr. Abdul Halim

v      Tajuk: Unsur-unsur dalam tanzim dan Adab-adab Syura yang membincangkan soal kepimpinan dan kepentingan syura dalam setiap jamaah

       XV.      Slot Penggulungan dan Resolusi

v      Dikendalikan oleh Timbalan Pengarah TAMU 0209; Nurul Asmaa’ Ismail

v      Terdapat 5 resolusi yang dipersetujui pada penghujung TAMU 0209:-

-    Setiap peserta TAMU 0209 hendaklah membawa usrah sekurang-kurangnya 1 usrah pada akhir semester ini (Jun 09)

-    Hadir usrah dan membawa usrah setiap minggu sekurang-kurangnya 10x setiap semester.

-    Sedaya upaya menghadiri program (dengan undangan) yang dianjurkan terutama program tarbiyyah.

-    Melaksanakan mutaba’ah amal (solat jamaah, qiyam, siyam, riadhah, rawatib, ma’thurat, tilawah, bacaan buku fikrah, syiar dan lain-lain mengikut kemampuan)

-    Menggiatkan usaha dakwah Fardiyyah kearah 1 daie: 1 mad’u menjelang akhir semester ini.

v      Daripada jumlah peserta yang hadir, nuqaba’ ikhwah seramai 5 orang, co-nuqaba’ seramai 2 orang manakala nuqaba’ akhawat seramai 11 orang dan co-nuqaba’ berjumlah hanya 1 orang. Lain-lain, adalah ahli yang berpotensi menjadi co-nuqaba’.


Tamrin Murobbi 02 2009 ini dianggap berjaya kerana kebanyakan slot berlangsung dengan lancar. Diharapkan tamrin ini dapat memberikan manfaat untuk semua peserta. Diharapkan setiap peserta program dapat memberikan komitmen sepenuhnya terhadap resolusi yang telah diperoleh. Semoga FIDAK 2015 mampu dicapai dengan kelahiran lebih ramai Murobbi Mumtaz yang menghasilkan Usrah Muntijah!


P/S: gambar2 yg lain xdapat di kesan..sape2 yg ada bolehla kongsikan ye('',) maaf, program nie dh lame tp ats kekangan lain yg xdapt di elakkan, terpause la plak..huhu

Al-Quran Sumber Hiburan Daie

Wahyu Al-Quran adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Rasulullah saw. Kalam al-Quran adalah kalam yang lembut menyentuh sanubari, keras meragut kesedaran dan mantap memberi panduan dan galakan semangat. Rasulullah mendapat bimbingan terus daripada Allah swt. Sepanjang perjalanan dakwah baginda, hanya satu sumber ketenangan yang sentiasa bertiup ke dalam hati baginda. Itulah bimbingan motivasi dari Pengutus Rasul-rasul ke muka bumi, Allah Azza wa Jalla.

Lupakah kita tadabburi surah yang seringkali kita lafazkan diwaktu solat fardhu? Seakan-akan kita lupa pada lembutnya sapaan Tuhan pada rasulNya ketika turunya wahyu ini.

Demi waktu Dhuha. dan demi malam apabila telah sunyi (gelap),Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu. Dan Sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan).Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu , lalu (hati) kamu menjadi puas. Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu Berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya. Dan terhadap nikmat Tuhanmu, Maka hendaklah kamu siarkan. (ad-Dhuha)

 

Maha Tinggi Allah yang sentiasa memberikan ketenangan kepada baginda saw dalam kehidupannya. Akan tetapi bagi kita yang menyahut seruan dakwah dan menggelari diri sendiri dengan gelaran daie, apakah wahyu Allah ini menjadi sumber ketenangan kita. Adakah sumber lain yang menjadi mainan halwa telinga kita untuk menghiburkan jiwa rona dan lampias perasaan?

 

Alangkah ajaib, apabila mereka yang mengakui mengikuti dakwah Islamiah, mengutamakan hiburan duniawi lebih dari kalam Allah yang agung. Bukan sedikit hiburan dan irama nasyid yang berkumandang di corong computer yang mengalunkan lagu yang tidak jelas mesejnya, hanya sahaja ia digelari nasyid. Ungkapan ini adalah nasyid seolah-olah alasan tangkap-muat untuk justifikasi hiburan yang tidak melihat pada mesejnya, tapi sejauh mana munshidin mengalunkan suara pada vocal-vokal tertentu, sehebat mana paduan harmoni latar dan sebagainya.

 

Bukanlah Islam itu datang untuk mengharamkan perkara yang halal, cumanya mereka yang inginkan ketinggian di mata Allah swt pasti menghadkan perkara-perkara harus yang boleh menjerumuskan kepada kelalaian. Tidak terfikirkan kita pada kata-kata;

 

“Sesiapa yang inginkan darjat tertinggi di syurga, dia hendaklah berada di darjat yang tinggi dalam kehidupan dunia” (al-Muntalaq)

 

Lupakah kita pada al-Quran, kalam Allah yang sentiasa dijaga tahun demi tahun? Yang mana pencipta liriknya tidak pernah futur, susunan bahasanya indah mengkagumkan hatta mereka yang tidak memahaminya? Ingatkan kita pada hadith dari al-Mustafa tentang kalamullah ini;

 

“Bacalah Quran dan menangislah. Jika kalian tidak boleh menangis, maka usahakanlah untuk menangis” (dr Saad ibn Waqqash , hadith dalam al-Lulu wal Marjan).


Khusu’ ketika membaca al-Quran adalah cita-cita bagi setiap daie. Memang sukar untuk melaksanakannya, akan tetapi pengalaman berdakwahlah resepi utama kejayaan untuk khusu’ dalam sembahyang dan juga dalam mentadabburi al-Quran. Al-Quran ini jika diturunkan pada makhluk Allah yang lain, pasti akan leburlah ia kerana khusu’ dan takut pada Allah. Wahai daie serata dunia, renungkanlah ayat surah al-Hasyr ini! Jadilah gunung-gunung itu, kuat dan pasak pada bumi, tapi ,lebur tika takut pada PenciptaNya! Alangkah indah menjadi gunung!

 

Lihatlah pada ahli kitab yang beriman ketika mana mereka menghayati al-Quran;

 

83. dan apabila mereka mendengarkan apa yang diturunkan kepada Rasul (Muhammad), kamu Lihat mata mereka mencucurkan air mata disebabkan kebenaran (Al Quran) yang telah mereka ketahui (dari Kitab-Kitab mereka sendiri); seraya berkata: “Ya Tuhan Kami, Kami telah beriman, Maka catatlah Kami bersama orang-orang yang menjadi saksi (atas kebenaran Al Quran dan kenabian Muhammad s.a.w.).

 

84. mengapa Kami tidak akan beriman kepada Allah dan kepada kebenaran yang datang kepada Kami, Padahal Kami sangat ingin agar Tuhan Kami memasukkan Kami ke dalam golongan orang-orang yang saleh ?”.

 

Al-Imam al-Ghazali berkata; Cara memaksakan diri untuk menangis ialah menghadirkan kesedihan ke dalam hati, kerana dari kesedihan inilah akan munculnya tangis. Rasulullah saw bersabda;

 

“Sesungguhnya al-Quran itu turun dengan kesedihan. Jika kalian membacanya, maka paksakanlah untuk bersedih” (dr Abu Nuaim).

 

Adakah lagi sebarang keraguan untuk menjadikan al-Quran sebagai peneman kita di mana sahaja kita berada? Adakah ada hiburan lain yang lebih hebat dari hiburan yang diturunkan untuk menenteramkan manusia dari Allah swt. Apakah ada yang bergelar daie masih berasa bosan mendengar bacaan al-Quran dan menyukai hiburan-hiburan lain sedang mereka berbaiah “al-Quran itu penunjuk kami”.  Apakah masih ada yang mahu beralasan “kami tidak faham bahasa arab lantas ia tidak meresap dalam jiwa kami, dan kami lebih suka hiburan yang lain”. Maka oleh itu usahalah untuk mendengar ayat-ayatNya selalu. Latihlah setiap ketika, untuk selalu mendengar ayat-ayatNya. Bagaimana kita harapkan mampu khusu’ mendengarkan al-Quran apabila yang tercurah di telinga saban ketika hanyalah lagu-lagu lain. Mana mungkin mampu penghayatan jika hati-hati kita dibuai hiburan-hiburan lain?

 

Al-Quran adalah sumber asli untuk para daie. Biasakanlah hidup bersama al-Quran, nescaya jika anda hidup bersamanya, nikmat manisnya tidak terucap biar dengan ribuan kata-kata dan metafora.

 

Wallahu ‘alam.

 

Rujukan : al Quran al Karim, Bagaimana Berinteraksi dengan Al-Quran (Dr Yusuf al-Qaradawi)

Template by - Abdul Munir | Daya Earth Blogger Template